Rasa malas itu termasuk nafsu, jadi wajar saja kita itu malas tapi yang tidak wajar adalah ketika kita menuruti rasa malas kita terus-menerus sehingga kita jadi pribadi yang pemalas. Apabila itu terjadi kehidupan kita akan jauh dari kepositifan. Dan memberi dampak yang negatif bagi kita. Adapun dampak itu meliputi sebagai berikut:
1.<strong>Tidak produktif</strong>
Iya karena semua waktunya dihabiskan untuk bermalas-malas. Dan kegiatan sehari-harinya hanyalah makan, tidur, nonton tv, tidur lagi dan seterusnya. Kebanyakan dari pemalas itu sering banyak duduknya ketimbang beraktivitasnya sehingga ia jauh dari kreaktif dan produktif.
2.<strong> Ingatan lemah</strong>
Karena pemalas jarang melatih otaknya, maka ketika diajukan sebuah pertanyaan maka dia akan sangat lama menjawab.
3.<strong> Selalu ingin praktis</strong>
Karena pemalas itu suka menghayal dan gak mau berusaha, jadi setiap yang dikhayalnya ingin tercapai tanpa berusaha. ( tentunya yah mustahil)
4.<strong> Mempunyai sikap mental lemah</strong>
Pemalas mempunyai sikap mental yang buruk dan sangat lemah, dia tidak akan tahan terhadap setiap cobaan hidup yang menerpanya. Karena segala sesuatu dianggap sulit dan berat.
5.<strong> Kebingungan </strong>
Jika kita malas, maka kita berada dalam sebuah posisi ketidakjelasan yang berujung pada kebingungan dan kebimbangan.
6.<strong> Masa depanya tidak jelas</strong>
Orang pemalas tidak mempunyai tujuan, dia hanya menikmati kehidupan hari ini tanpa memikirkan kehidupan masa depanya.
7. <strong>Jauh dari kesuksesan</strong>
Jadi orang pemalas itu akan merugi. Sebab waktu terus berjalan sedangkan dia cuma diam saja, seperti firman Allah : "Demi masa, sesungguhnya manusia itu pasti berada dalam kerugian" (Q.S. Al-'Ashr ayat 1-2).
8.<strong> Membuat susah masa tuanya</strong>
Ada pepatah mengatakan "berakit-rakit dahulu, berenang-renang kemudian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian". Jikalau mudanya saja malas bagaimana tuanya nanti. Janganlah memilih bersenang-senang dahulu dan bersakit-sakit kemudian.
9.<strong> Menyusahkan orang tua</strong>
Kita di sekolahkan oleh orang tua dengan susah payah berharap anaknya tidak seperti orang tua. Yang di inginkan orang tua mungkin (Berilmu, sopan santun, baik akhlaknya, sukses dan berprestasi). Tapi kita malah bermalas-malas di sekolah, seperti: tidur ketika pelajaran dimulai, sanggah uang di sekolah sambil menghayal dll.
Lantas bagaimana dengan orang tua kita yang susah payah banting tulang demi kita bisa sekolah.
10.<strong> Nasib tidak akan berubah</strong>
Ada Firman Allah:
"sesungguhnya tidak akan ku ubah suatu yang ada pada suatu kaum kecuali ia sendiri yang mengubah apa yang ada padanya" (Q.S. Al-Ra'd 13:11)
Jadi bagaimana? Kalau kita tak mau mengubah nasib kita. Maukah jadi sampah masyarakat?
Sudahilah rasa malas kita! Tak ada doa yang dikabulkan tanpa kita berusaha.
Semoga kita di jauhkan dari rasa malas, amin ya Robbal alamin.
Sebagian di kutip dari:
www.blogmamen.com
1 komentar:
Wiiih biasaaa....!
Posting Komentar